Minggu, 14 Oktober 2012

ARP Spoofing Pemutus Jaringan Internet

6.30.2012

Pada kesempatan kali saya akan kembali sharing kepada para pembaca blogku ini. Sebelumnya saya telah share mengenai Solusi System Program Problem Detected Pada Ubuntu 12.04 LTS dan Ubuntu 12.10 Alpha 2. Dan pada posting kali ini, saya akan share ARP Spoofing Pemutus Koneksi Internet. Wiiihh .. kayaknya berbahaya nich!! berbahaya kalau kita salah menggunakannya. :D :D
Barangkali anda pernah mengalami koneksi mati ketika anda sedang berinternet ria di suatu area hotspot atau WIFI. Ada 2 kemungkinan penyebab koneksi mati. Yang pertama karena memang sengaja di matikan oleh administrator jaringannya dan yang kedua, bisa jadi ada salah seorang yang jahil menggunakan tool-tool pemutus jaringan. Ada banyak tool yang bisa di gunakan untuk memutus jaringan salah satunya yaitu ARP Spoofing ini.
Ingat!! Disini saya tidak menyarankan ataupun menyuruh anda untuk menggunakan tool ini. Tujuan saya share ini hanyalah untuk menambah pengetahuan dan pengalaman saja. Jika anda mau menggunakan ini resiko tanggung sendiri. Saya tidak ikutan. He .. :D :D
Untuk bisa menggunakan tool ini, kita harus menginstallnya terlebih dahulu. Silahkan jalankan perintah berikut untuk menginstallnya!!

$ sudo apt-get install dsniff

Setelah proses instalasi selasai, saatnya beraksi!! (I'm not Suggest to do it :D :D)

  • Membuat komputer target terputus dengan komputer lain

  • $ sudo arpspoof -i [kartu jaringan yang digunakan] -t [ip_address] [ip target]

    Keterangan
    Perintah diatas akan membuat komputer dengan IP address 192.168.1.1 terputus dengan komputer IP address 192.168.1.2, dan membuat tidak dapat melakukan ping kepada komputer 192.168.1.2 dan sebaliknya.'Wlan0' adalah kartu jaringan yang digunakan untuk melakukan arp poisoning.untuk melihat kartu jaringan yang digunakan ketik perintah ifconfig.
  • Membuat komputer terputus dengan semua komputer

  • $ sudo arpspoof -i wlan0 [ip target]

    PJika kita menjalankan arp poisoning kedalam gateway IP address,maka kita akan memiliki semuabandwith yang ada dijaringan, untuk menghentikan cukup tekan Ctrl + C.

Source : http://www.shadowsmaker.info/2011/07/arp-spoofing-pemutus-koneksi-jaringan.html

Install Audacity 2.0.1 Di Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot), 12.04 (Precise Pangolin) dan 12.10 (Quantal Quetzal)

Pada posting sebelumnya saya share Cara Install Conky dan Konfigurasi Conky Lua Di Ubuntu. Dan pada posting kali ini saya kembali share mengenai ubuntu tentang Cara Install Audacity 2.0.1 Di Ubuntu.

Audacity merupakan sebuah applikasi opensource yang di gunakan untuk merekam dan mengedit lagu. Seperti MP3 dan yang lainnya. Untuk menginstallnya, silahkan jalankan perintah berikut di terminal :

$ sudo add-apt-repository ppa:audacity-team/daily
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install audacity


Setelah proses instalasi selesai jalankan Audacity dari Applications Menu >> Sound & Video >> Audacity jika anda menggunakan Gnome Cairo dock sebagai interface. Jika anda menggunakan shell, anda tinggal langsung search saja.
Sekian dari saya jika ada kesalahan, saya mohon kritik dan sarannya.
Terima Kasih …!!

CARA INSTALL TUXCUT DI UBUNTU

Assalamu’alaikum ,
Gara-gara selalu di "netcut" oleh pengguna tidak tau diri di wifian akhirnya cari cara buat balas dendam... hehehe...!!! akhirnya dapat juga netcut buat linux namanya "TUXCUT"

kali ini saya akan memposting kan cara install TuxCut di ubuntu 12.04 (yang saya pakek versi itu tp sama aja untuk versi berapa pun kali aje hahahaha)
langsung saja gak banyak cincongs :p
1.Download TuxCut dan cari yang versi terakhirnya di sini :
http://bitbucket.org/a_atalla/tuxcut/downloads/ ingat jangan lupa untuk download file yang
berextensi .deb oke hhehehe contoh kayak gni TuxCut-3.2_all.deb
2.$ sudo apt-get install arp-scan
3.$ sudo apt-get install arptables
4.$ sudo apt-get install dsniff
5.$ sudo dpkg -i TuxCut-3.2_all.deb
selesai trus untuk running programnya ketikan :
$ sudo tuxcut
sekian dulu tutor dari saya semoga bermanfaat.
thank's

Seputar X Window, Window Manager dan Desktop Environment Pembangun GUI GNU/ Linux.

Logo X11
Logo X11
Dalam lingkungan sistem operasi berbasis GNU\Linux kita tidak akan habis-habisnya menemukan alternatif dan kebebasan untuk memilih, seperti halnya desktop environment dan window manager sehingga banyak pilihan untuk menampilkan kecanggihan tersembunyi sistem operasi GNU\Linux kita :D , misalnya kita bisa menggunakan desktop environment seperti GNOME, KDE, LXDE dan XFCE atau dengan window manager saja seperti Enlightenment, Fluxbox, Openbox, Afterstep dan FVWM. Lalu apa perbedaan dari desktop environment dan window manager ini, atau mungkin yang mendengar kata-kata seperti X Window???
  • X Window atau lengkapnya X Window System adalah software sistem komputer dan protokol jaringan yang menyediakan dasar untuk interface pengguna grafis (GUI) dan kaya akan kemampuan perangkat intput dan jaringan komputer. Ini menciptakan lapisan abstraksi perangkat keras di mana perangkat lunak ditulis dengan menggunakan set umum dari perintah, memungkinkan untuk independensi perangkat keras dan penggunaan kembali program di komputer manapun yang mengimplementasikan X. Menjadi pondasi yang memungkinkan elemen-elemen grafis digambar pada layar pada lingkungan sistem operasi UNIX dan sejenisnya. Disebut juga X atau X11 pada awalnya dikembangkan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tahun 1984.
  • Window Manager adalah interface utama antara X Window System dengan user. Tanpa window manager, sistem akan lebih sulit digunakan dan tidak akan terlalu produktif. Window manager menyediakan fungsi-fungsi pengontrolan dan kustomisasi border, menu, icon, virtual desktop, button, tool bar.
  • Desktop Environment adalah yang didalamnya juga termasuk window manager, desktop environment merupakan system yang jauh lebih terintegrasi dibanding window manager karena desktop environment memiliki utiliti dan software bawaan yang lebih lengkap dan terintegrasi. Desktop environment membutuhkan X Window System dan Window Manager.
Jadi, untuk sistem operasi sejenis UNIX seperti GNU\Linux membutuhkan minimal X Window dan Window Manager agar tampil dengan interaksi grafis atau GUI(Graphical User Interface). Namun akan lebih canggih dengan menggunakan desktop environment karena didalamnya sudah termasuk window manager dan utiliti-utiliti atau aplikasi pendukung yang terintegrasi.
Tampilan X Window System dengan Window Manager twm [sekita akhir 1980an]
Tampilan GUI SO Unix dengan Window Manager twm yang dapat berjalan dengan dukungan X Window System [sekitar akhir 1980an]

Beberapa desktop environment.

GNOME (GNU Network Object Model).

Logo GNOME
Logo GNOME
GNOME tidak saja memiliki window manager, tetapi system desktop yang interoperable antar komputer dan platform. Kemampuan ini diperoleh karena GNOME menggunakan Common Object Resource Broker Architecture (COBRA). GNOME lebih diterima di dunia OpenSource karena dibuat dengan GTK+ toolkit yang free dan OpenSource berdasarkan GNU License. Percabangan (fork) dari GNOME juga ada seperti halnya Unity, MATE, ataupun Cinnamon.
Komponen GNOME.
Window Manager : Metacity (GNOME 2.x), Mutter (GNOME 3.x shell).
File Manager : Nautilus.
Office Suite : GNOME Office (which includes AbiWord and Gnumeric).
Music Player : Rhythmbox.
Video Player : Totem.
CD/DVD Burner : Brasero.
Games : GnomeGames.
Tampilan DE GNOME
Tampilan Dekstop Environment GNOME

KDE (K Desktop Environment).

Logo KDE
Logo KDE
KDE adalah desktop environment dan platform pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE dapat ditemui pada berbagai sistem Unix, termasuk Linux, BSD, dan Solaris. KDE juga tersedia untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 dan untuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin.
Komponen KDE.
Window Manager : KWin.
File Manager : Dolphin.
Office Suite : KOffice.
Music Player : Amarok.
Video Player : Dragon Player.
CD/DVD Burner : K3b.
Terminal Emulator : Konsole.
Games : The KDE Games Center.
Education : KDE Edu.
Tampilan DE KDE
Tampilan Dekstop Environment KDE
LXDE (Lightweight X11 Desktop Environment).
Logo LXDE
Logo LXDE
LXDE adalah sebuah lingkungan desktop yang ringan dan cepat. LXDE dirancang agar ramah bagi pengguna dan desainnya ramping, ini untu menjaga agar penggunaan sumber daya tetap rendah. LXDE menggunakan RAM dan CPU berkemampuan rendah namun tetap kaya fitur sistem operasi. Karena penggunaan sumber daya yang rendah inilah yang membuat LXDE hemat energi.
Komponen LXDE.
Window Manager : Openbox.
File Manager : PCManFM.
Task Manager : LXTask.
Terminal Emulator : LXTerminal.
Tampilan DE LXDE
Tampilan Desktop Environment LXDE
Xfce.
Logo XFCE
Logo XFCE
Xfce adalah free desktop environment untuk Unix dan Unix-like platform, seperti Linux, Solaris, dan BSD. Xfce dibuat agar menjadi cepat dan ringan dan tampilan visual menarik dan mudah digunakan. Ini terdiri dari komponen terpisah yang dikemas bersama-sama menyediakan fungsionalitas penuh dalam lingkunan desktop. Xfce terutama digunakan karena kemampuannya untuk dijalankan pada lingkungan desktop modern pada perangkat keras yang relatif rendah.
Komponen XFCE.
Window Manager : Xfwm
File Manager : Thunar
Media Player : Parole
CD/DVD Burner : Xfburn
Task Manager : Xfce Task Manager
Tampilan DE XFCE
Tampilan Desktop Environment XFCE

Beberapa window manager.

AfterStep, amiwm, awesome, Blackbox, Compiz, Enlightenment, Fluxbox, IceWM, Sawfish, twm, Openbox, dan masih banyak lagi. Window manager tentu lebih ringan saat dipasang pada sistem GNU\Linux, karena tidak terlalu banyak tambahan seperti utiliti atau software yang ada pada desktop environment.
Enlightenment17 Window Manager
WM Enlightenment17
FluxBox Window Manager
WM FluxBox
Compiz Window Manager
WM Compiz
IceWM Window Manager
WM IceWM
JWM Window Manager
WM JVM
Compiz Window Manager
WM Compiz
Oke, cukup dulu pembahasannya karena kalau ngomongin DE dan GNU\Linux gak bakalan habis-habis :) , moga itu bisa membantu untuk memahami dan mengetahui tentang lingkungan GUI GNU\Linux. :)
 
Sumber : RenewablePCs.com, wikipedia, ghacks.net,http://untukkami.wordpress.com.

Minggu, 07 Oktober 2012

siang ini aku di pusingkan sama si blecky(laptopq),karena gak bisa install aplikasi apapun, bingung aku googling sana sini, belum ketemu juga, masalahnya gini
selalu muncul


"Could not exec dpkg!
E: Sub-process /usr/bin/dpkg returned an error code (100)"

puyeng aku, ya akirnya rehat dulu, biar pikiran tenang, ngetik di blog aja coz kalau pikiran gak tenang enjoy juga percuma gak bisa apa2, sembari menunggu proses usaha nya menunjukkan hasil (sudo apt-get upgrade -f),iseng 2 nulis perintah apa aja yang pernah aku ketikkan di terminal ubuntu linuxQ

1. sudo apt-get update

"fungsinya untuk update list data terbaru di repository ubuntu,perintah ne paling sering dilakukan,ya biar kompi kita gak ketinggalan  kabar terbaru/terupdate tentang sofware to perubahan terbaru tentang OS kita"

2.sudo apt-get install "nama sofware"

"fungsinya untuk menginstall sofware contohnya kita pengen install WINE, ya tinggal ketik aja di terminal Sudo apt-get install wine " lalu tekan Enter

3.sudo apt-get upgrade

"nah seperti namanya untuk ugrade"

selanjutnya,,,,, menyusul sajalah, coz lagi ruame gak bisa konsentrasi,hee . . .